Connect with us
The Closet Review

Film

The Closet Review: Kasus Hilangnya Anak-anak Secara Misterius

Sang-won menyadari hilangnya sang anak berhubungan dengan misteri sebuah lemari.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

The Closet merupakan film horror asal Korea Selatan yang rilis pada tahun 2020 lalu. Film ini menarik banyak perhatian karena diisi oleh dua aktor ternama dari negeri Ginseng, yaitu Ha Jung-woo dan Kim Nam-gil. Ha Jung-woo populer dengan berbagai judul film action yang telah ia bintangi, seperti Ashfall (2019) dan Along With The Gods (2018). The Closet merupakan debut film horror pertama bagi Ha Jung-woo.

Film karya sutradara Kim Kwang-bin ini memilih premis lemari sebagai pintu untuk pergi ke dimensi lain. Premis ini sudah beberapa kali kita temukan dalam film horror lain, contohnya seperti film The Conjuring (2013) dan film horror legendaris Poltergeist (1982). Namun, Kim Kwang-bin menambahkan unsur Shamanisme ala Korea Selatan untuk membuat The Closet lebih unik dari film horror dengan premis yang sama.

The Closet

Nuansa Horror yang Kuat di Sepanjang Film

Sang-won (Ha Jung-woo) dan puterinya, Yi-na (Heo Yool) memutuskan untuk pindah ke sebuah rumah di daerah pedesaan. Sang-won memutuskan untuk pindah ke daerah pedesaan agar bisa menenangkan mentalnya paska kehilangan sang istri pada sebuah kecelakaan. Selain itu, Sang-won juga berharap suasana baru di rumah itu bisa memperbaiki hubungannya dengan Yi-na.

Banyak sekali aspek horror yang muncul sejak film berlangsung. Mulai dari munculnya bangkai rusa di tengah perjalanan, sampai dengan atmosfer mencekam yang diberikan oleh rumah tua yang ditempati oleh Sang-won dan Yi-na. Hal-hal aneh mulai terjadi sejak kedatangan mereka di rumah itu.

Sang-won menyadari keanehan yang muncul pada puterinya. Yi-na seolah-olah berubah menjadi orang lain, namun Sang-won tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sampai akhirnya Sang-won menyadari puterinya hilang tanpa jejak. Ia meminta bantuan polisi dan detektif untuk mengusut hilangnya sang anak, namun tidak ditemukan hasil apapun.

Seorang paranormal bernama Kyung-hoon (Kim Nam-gil) datang menemui Sang-won untuk menawarkan bantuan. Kyung-hoon bercerita bahwa kasus hilangnya anak secara misterius bukanlah yang pertama. Ia mempercayai bahwa Yi-na telah diculik oleh arwah penasaran yang tinggal di dalam lemari kamarnya.

The Closet

Film Horror yang Mengandung Nilai Kekeluargaan

Aspek horror memang sangat kuat dalam film ini, namun Kim Kwang-bin juga menyisipkan beberapa adegan lucu agar penonton tidak merasa jenuh. Dialog-dialog konyol sering kali keluar dari tokoh paranormal Kyung-hoon yang diperankan oleh Kim Nam-gil. Karakter Kyung-hoon memang terlihat konyol dan sembrono, namun sebenarnya ia merupakan paranormal yang hebat dan ambisius.

Karakter Kyung-hoon yang mencolok membuat tokoh utama dalam film ini justru terlihat kurang krusial. Ha Jung-woo nampaknya tidak terlalu menjiwai tokoh Sang-won. Sang-won terlihat tidak begitu peduli saat Yi-na menghilang secara misterius. Tidak terlihat mimik bersalah, maupun frustrasi yang telintas pada karakter Sang-won sebagai seorang ayah. Namun, mungkin Kim Kwang-bin memang sengaja menunjukkan sifat Sang-won yang tenang dalam menyelesaikan suatu masalah.

Film ini berjalan dengan alur yang cepat tanpa banyak basa-basi. Banyak kejadian mencekam langsung terjadi pada menit-menit awal film berlangsung. Antusiasme penonton terus dimanjakan dengan kronologi cerita yang rapi, namun tetap membuat penasaran. Atmosfer horror tetap terasa walaupun jumpscare sangat minim terjadi dalam film ini. Bahkan, beberapa kali karakter hantu diperlihatkan secara eksplisit tanpa membuat penonton terkejut.

The Closet Movie Review

The Closet

Selain Ha Jung-woo dan Kim Nam-gil, aktris cilik Heo Yool juga mencuri banyak perhatian penonton melalui perannya sebagai Yi-na. Ia mampu membuat karakternya mendapatkan banyak simpati dari para penonton. Yi-na digambarkan sebagai anak yang kurang perhatian dari ayahnya, padahal ia sangat membutuhkan peran seorang ayah semenjak ibunya meninggal.

Secara keseluruhan, The Closet menceritakan tentang arwah penasaran anak-anak yang menjadi korban kekerasan verbal maupun fisik oleh orang tua mereka. Selain menguatkan nuansa horror pada filmnya, Kim Kwang-bin ternyata juga ingin menyisipkan nilai-nilai kekeluargaan dalam film ini. Pesan positif tersebut membuat The Closet sangat cocok dinikmati bersama anggota keluarga lainnya.

Click to comment

A Boy Called Christmas Review A Boy Called Christmas Review

A Boy Called Christmas Review: Tentang Harapan dalam Kemalangan di Hari Natal

Film

The Forgotten Battle The Forgotten Battle

The Forgotten Battle Review: Film Perang Dunia II dengan Tiga Sudut Pandang

Film

The Whole Truth Review The Whole Truth Review

The Whole Truth Review: Kebenaran di Balik Lubang Dinding

Film

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Review Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Review

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Review: Mengenang Damai Diri dalam Racun Maskulinitas

Film

Advertisement
Connect