Connect with us
startup

Film

Start-Up Review

Anak-anak yang membangkang bertemu dengan realita kehidupan.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Taek Il adalah seorang remaja putus sekolah yang lebih suka menyia-nyiakan hidup. Ia tak merasa bahwa hidupnya harus memiliki tujuan. Sehari-hari ia menghabiskan waktu bermain dengan temannya, Sang Pil. Ibu Taek Il ngotot bahwa anaknya harus kuliah.

Sang ibu bilang akan membiayai semuanya meski mereka bukan orang mampu. Taek Il yang tak suka diatur dan disuruh sekolah lalu kabur. Di tengah pelarian ia mendapatkan pekerjaan sebagai tukang antar makanan di sebuah restoran China.

Bosnya orang baik dan memberinya tempat tinggal. Sayang, seniornya mengerikan. Geo Seok yang memiliki rambut bob lepek dan tubuh sangat besar mudah sekali marah serta memukul. Ia juga merasa bahwa dirinya lucu dan sering mengerjai Taek Il. Namun saat Taek Il ingin membantu seorang gadis berambut merah yang hamper diculik, Geo Seok malah pura-pura tidak tahu. Taek Il menyebut Geo Seok seorang pengecut.

Sementara itu ibu Taek Il memutuskan membuka warung makannya sendiri. Sang Pil yang juga terdesak kebutuhan pun melamar kerja sebagai penagih utang. Ia harus bekerja keras untuk merawat neneknya yang sudah tua dan pikun. Masing-masing dari mereka menjalani hidup sebisanya meski sangat sulit.

Film drama komedi ini memasang Ma Dong Seok sebagai seorang tukang masak menyebalkan yang tergila-gila dengan Twice. Tak disangka peran ini sangat pas untuknya. Dong Seok menunjukkan kebolehannya berakting dengan mampu mendalami karakter yang cringey ini. Bisa dibilang ialah salah satu daya tarik utama di sepanjang film. Walau memang harus diakui karakter-karakter dalam Start-Up! memang kebanyakan nyeleneh.

Misalnya, Taek Il yang berasal dari kota justru memiliki penampilan norak dengan rambut kuning terang berantakan. Si gadis berambut merah dengan model rambut seperti mangkok selalu memakai kacamata hitam. Sang Pil yang masih muda harus memoles penampilannya agar terlihat lebih tua dan gahar untuk menyesuaikan diri dengan pekerjaannya. Di sini kita melihat gambaran karakter yang lebih beragam, tidak seperti kebanyakan film Korea yang memajang orang-orang rupawan dan modis.

Start-Up! merupakan hasil adaptasi dari Webtoon ternama. Ide ceritanya sendiri menarik. Lima karakter yang tak saling berhubungan dan memiliki masalah hidupnya masing-masing dipertemukan. Mereka dipaksa menjalani hidup sebagai orang dewasa dan menyelesaikan masalahnya dengan jalan terbaik meski pahit.

Walau bergenre komedi sebenarnya film ini tak selalu membuat kita tertawa. Seperti ciri khas film Korea pada umumnya film ini cenderung mengaduk emosi penonton.

Selain karakter-karakternya yang manusiawi karena tidak serba rupawan dan modis, film ini juga memberikan gambaran pengembangan masing-masing karakter dengan realistis. Anak-anak yang membangkang dari orangtuanya tidak serta merta digambarkan bertobat dan menjadi penurut.

Prosesnya dan segala pergolakan batinnya digambarkan dengan baik. Mereka juga tidak diberi dialog yang hitam putih saja seakan orangtua selalu benar dan si anak selalu salah. Ada penjelasan mengapa anak-anak ini hidup semaunya.

Start-Up! juga menunjukkan menjadi orang dewasa bukan berarti telah sukses menyelesaikan masalah. Tiap orang punya masalahnya sendiri dan caranya masing-masing dalam menutupi. Tak ada orang yang memiliki hidup sempurna dan baik-baik saja. Semua karakternya memiliki masa lalu yang membuat penonton merasa relatable.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect