Connect with us
Serial F4 dari Berbagai Negara
Meteor Garden (2001)

Cultura Lists

Serial F4 dari Berbagai Negara

Melihat Flower Boys dari versi yang berbeda-beda.

Serial mengenai empat pemuda kaya raya dan seorang gadis biasa yang menjadi bulan-bulanan keempatnya adalah cerita yang sangat klasik yang sudah pasti sering kita lihat dari awal tahun 2000an. Cerita ini sangat familiar dan menjadi debut series yang diadaptasi dari manga yang diciptakan oleh Yoko Kamio yang berjudul “Hana Yori Dango”.

Pada saat itu, Taiwan memulai series adaptasi ini yang kemudian meledak di pasaran, beberapa tahun kemudian negara asal “Hana Yori Dango” diciptakan, membuat adaptasi F4 lainnya. Berhasil meraup ketenaran dan ledakan yang tak kalah nyaring dari versi sebelumnya ternyata menjadikan cerita ini menarik beberapa industri film di negara lain untuk membuat ulang dalam versi yang berbeda-beda.

Sampai saat ini sudah terhitung sebanyak enam versi berbeda dari serial F4, mulai dari Taiwan, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan yang terbaru dan masih on going adalah dari Thailand.

Sebagai cerita coming of age yang menarik dan selalu memecah rekor penonton tidak heran jika serial F4 ini dibuat dalam banyak versi. Berikut serial F4 atau yang dikenal luas “Boys Over Flover” dari berbagai negara.

Meteor Garden (2001) – Taiwan

Kisah percintaan si kaya raya dan si miskin serta kelompok F4 mulai dikenal luas pada tahun 2001 lewat serial “Meteor Garden”. Ceritanya berpusat pada Dong Sancai (diperankan oleh Barbie Hsu) dan empat lelaki tampan kaya raya yang menguasai sekolah, mereka dikenal sebagai F4 yang terdiri dari Dao Ming Si (diperankan oleh Jerry Yan), Hua Ze Lei (diperankan oleh Vic Chou), Xi Men (diperankan oleh Ken Chu), dan Mei Zuo (diperankan oleh Vannes Wu).

Dalam serial ini penampilan F4 dibuat maskulin, menampilkan empat pemuda berbadan tegap dengan gaya khas anak orang kaya, sedangkan tokoh Dong Sancai sukses dibawakan secara visual oleh Barbie Hsu sebagai gadis lugu dengan rambut hitam panjang, pekerja keras, manis, bertubuh mungil, dan dianalogikan sebagai “rumput liar” karena dengan keterbatasan ekonominya ia mampu bertahan dari berbagai masalah dan terus tampak tegar, hal ini lah yang kemudian menjadikan Dao Ming Si jatuh cinta dan terus mengejarnya.

Series ini mengantarkan F4 pada puncak ketenaran dan melambungkan nama-nama pemainnya menjadi nama-nama yang masih bersinar pada saat ini. Bahkan, “Meteor Garden II” dibuat pada tahun 2002 untuk meneruskan kepopuleran serial terdahulunya. Walaupun ceritanya malah semakin melebar dan banyak mendapat kekecewaan dari penonton, tetapi secara keseluruhan “Meteor Garden” memberikan satu tempat di hati penonton sampai menjadi trendsetter baik gaya rambut ataupun cara berpakaiannya.

Siapa Takut Jatuh Cinta (2002) – Indonesia

“Siapa Takut Jatuh Cinta” merupakan sinetron Indonesia yang tayang pada tahun 2002, menggemakan kembali gaung kepopuleran “Metoer Garden” maka dibuatlah versi dari dalam negeri yang secara keseluruhan cerita dibuat sedikit berbeda karena sinetron ini merupakan adaptasi bebas.

“Siapa Takut Jatuh Cinta” menampilkan comeback Leony Vitria yang sebelumnya merupakan anggota grup penyanyi cilik Trio Kwek-Kwek, yang tampil berbeda diusia remajanya. Leony beradu peran dengan empat pemain lainnya yang juga masih pendatang baru pada saat itu, seperti Indra Brugman, Roger Danuarta, Steve Emanuel, dan Jonathan Frizzy.

Mereka membawakan kisah cinta F4 versi lokal dan lumayan menjadi buah bibir di dunia hiburan Indonesia pada saat itu, lewat sinetron ini pula nama-nama pemainnya mulai terkenal dan mendapat banyak tawaran sinetron lain. Selain itu lagu soundtrack berjudul “Seberapa Pantas” milik Sheila On 7 menjadi salah satu lagu yang memuncaki tangga lagu favorit.

Hana Yori Dango (2005) – Jepang

Hana Yori Dango merupakan series F4 yang paling dibuat mirip dengan cerita dari manga aslinya. Diperankan sangat baik oleh Matsumoto Jun sebagai Domyoji Tsukasa, Inoue Mao sebagai Makino Tsukushi, Oguri Shun sebagai Hanazawa Rui, dan Abe Tsuyoshi sebagai Mimasaka Akira.

Hana Yori Dango (2005)

Serial ini dibuat dalam Sembilan episode di awal seriesnya yang kemudian dibuat beberapa sekuel pada 2007 yang diberi judul “Hana Yori Dango Return” yang menceritakan bagaimana perjuangan Makino merebut kembali hati Domyouji dengan menampilkan pemain yang sama, dan menyusul sekuel selanjutnya pada 2008 “Hana Yori Dango Final” yang dibuat dalam format film yang menceritakan saat-saat perjalanan menuju pernikahan Makino dan Domyouji dan petualangan mereka ke berbagai belahan dunia untuk mencari perhiasan yang hilang.

Serial “Hana Yori Dango” ternyata tidak hanya menarik perhatian dunia film tetapi juga industri musik jepang, salah satu member boyband Arashi yaitu Matsumoto Jun yang berperan sebagai Domyoji Tsukasa membawakan soundtrack ”Hana Yori Dango” dan memberikan kesuksesan yang sama besar dengan serialnya.

Boys Over Flower (2009) – Korea Selatan

Pada tahun 2009 Korea menggelar babak baru kesuksesan serial F4, bahkan “Boys Over Flower” bisa dibilang adaptasi yang paling pupuler dari beberapa serial F4 pendahulunya. Kemunculan Lee Min Ho sebagai Goo Jun-Pyo, Go Hye-Sun sebagai Geum Jan-Di, Kim Bum sebagai Seo Yi-Jeong, dan Kim-Jon sebagai Song Wo-Bin sukses membawakan peran empat anak orang kaya yang sewenang-wenang dan suka menindas siapapun di sekolah di bawah bayang-bayang kekayaan keluarga mereka.

Sosok Geum Jan-Di terbilang lebih pemberani dari versi-versi sebelumnya, di series ini Go Hye-Sun tampil cemerlang dengan gaya rambut pendeknya ia berhasil membawakan sosok Geum Jan-Di yang pemberani, berhati lembut, namun tidak mudah ditindas oleh siapapun.

“Boys Over Flower” kemudian membawa keempat flower boys menjadi nama yang layak diperbincangkan di Korea dan dunia, berkat perannya menjadi Goo Jun-Pyo nama Lee Min-Ho mulai dikenal dan mulai membintangi banyak drama seperti “Personal Taste”, “City Hunter”, “The Heirs”, “Legend Of The Blue Sea”, dan “The King: Eternal Monarch” serta banyak film yang memecah rekor box office seperti “ Gangnam Blues” pada 2015 silam.

“Boys Over Flower” juga menjadi salah satu drama Korea yang kembali membangkitkan industri drama yang dibuat secara serius.

Meteor Garden (2018) – Tiongkok

“Meteor Garden 2018” merupakan versi remake dari serial berjudul sama di tahun 2001. Secara keseluruhan “Meteor Garden 2018” dibuat dengan cerita yang sama, menceritakan tentang Dong Sancai (diperankan oleh Shen Yue) seorang gadis dari keluarga sederhana yang mendapatkan beasiswa di Universitas Ming De.

Keadaan ini membuatnya bertemu dengan sekelompok ana orang kaya yang bersifat sewenang-wenang dan kekanak-kanakan yaitu F4 yang beranggotakan Daoming Si, Huaze Lei, Ximen Yan, dan Feng Meizuo. Serial “Meteor Garden 2018” membuat kita nostalgia ke “Meteor Garden 2001” karena nama-nama karakternya juga dibuat sama.

Serial “Meteor Garden 2018” dibuat dalam 48 episode menggunakan bahasa Mandarin Tiongkok yang memiliki dialek berbeda dengan “Meteor Garden” sebelumnya. Produksi dari drama ini juga bisa dibilang fantastis, menghabiskan TWD 720 juta atau setara dengan Rp 338 Miliar. Serial ini sama dengan serial-serial F4 terdahulu yang mampu melambungkan nama-nama pemainnya dan mengantarkan puncak kesuksesan dari Shen Yue, Dylan Wang, Darren Chen, Connor Leong, dan Caesar Wu.

F4 Thailand: Boys Over Flower (2021) – Thailand

“F4 Thailand: Boys Over Flower” merupakan versi paling baru dari serial-serial F4 lainnya yang saat ini juga masih on going. Mengembalikan nostalgia yang sudah lama tidak ditampikan, cerita F4 yang diproduksi oleh GMMTV ini menampilkan jajaran artis yang sedang populer pada saat ini di Thailand seperti Bright Vachirawit Chivaaree yang berperan sebagai Tyme dan Metawin Opasiamkajorn berperan sebagai Kavin, juga para pendatang baru yang cukup mencuri perhatian seperti Tu Tontawan (Gorya), Dew Jirawat (Ren), Nani HIrunkit (M.J), dan Prim Chanikan (Kaning).

Boys Over Flower (2021)

“F4 Thailand: Boys Over Flower” masih menceritakan kisah klasik dari kelompok F4 dan seorang gadis tangguh bernama Gorya. Berbeda dengan versi lainnya, serial ini tak hanya memperkenalkan nama-nama baru tetapi juga menampilkan jajaran bintang yang sedang populer sepeti Bright dan Win yang mempunyai basis penggemar dari serial terdahulu mereka “2gether”, hal ini bisa dipastikan membuat booming serial “F4 Thailand: Boys Over Flower”.

Walaupun memiliki cerita yang dibuat sama dengan manga “Hana Yori Dango” tetapi F4 versi Thailand ini dibuat segar dengan penampilan menarik para pemainnya, pakaian mewah branded yang dikenakan oleh kelompok F4, penggunaan gadget modern juga kehidupan Crazy Rich Thailand.

Setelah membaca beberapa versi serial F4 yang sudah disebutkan, kita bisa menontonya secara marathon versi remake terdahu dan menikmati “F4 Thailand: Boys Over Flower” yang masih on going saat ini. Kemudian bisa menentukan cerita versi mana yang paling seru dan berkesan.

Click to comment

top gun maverick top gun maverick

Top Gun: Maverick Review – Sajian Nostalgia Yang Mendebarkan

Film

Chip ‘n Dale: Rescue Rangers Chip ‘n Dale: Rescue Rangers

Chip n’ Dale: Rescue Rangers Review

Film

Little Big Women Little Big Women

Little Big Women: Cerita Para Perempuan dan Cara Menyembuhkan Diri dengan Memaafkan

Film

Coda review Coda review

CODA Review: Antara Mimpi dan Menjadi Telinga Bagi Orang Lain

Film

Advertisement
Connect