Connect with us
Film Tentang Psikoterapis
Dear Zindagi (2016)

Cultura Lists

Rekomendasi Film Tentang Psikoterapis

Dunia psikologi masih menjadi hal yang penuh misteri di mata publik.

Beberapa hari ini sebuah kasus mengenai psikolog gadungan tengah viral. Hal ini membuat publik terkejut. Ternyata publik tidak memahami bagaimana hubungan profesional antara psikolog sebagai terapis dengan kliennya. Ketidaktahuan inilah yang dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan kondisi rentan pasien untuk kepentingan pribadinya. Inilah bahayanya dari menyepelekan kesehatan jiwa. Mental sama pentingnya dengan kondisi fisik kita.

Berikut ini adalah film-film yang mampu menggambarkan dengan baik hubungan antara terapis dan klien. Terapi yang digambarkan oleh para sineas ini sedikit banyak memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai dunia psikologi.

Dear Zindagi (2016)

Kaira adalah seorang sinematografer yang bercita-cita menyutradarai filmnya sendiri. Sayangnya, ia bermasalah dalam percintaan. Terusir dari tempat tinggal dan memiliki hubungan buruk dengan orangtua, Kaira pun mengalami insomnia. Kondisi mentalnya terpuruk. Ia pun mendapat informasi mengenai seorang psikolog, Jehangir Khan. Dimulailah usaha Kaira untuk menata satu persatu masalah hidupnya melalui bantuan psikolog tersebut.

Film ini menggambarkan secara real bagaimana hubungan antara terapis dan pasien. Di sini Jehangir Khan menjelaskan bahwa sebagai seorang psikolog ia tak bisa memiliki hubungan lebih dari sekadar terapis-klien dengan Kaira. Ada batasan profesional dan bahwa ia ada hanya untuk membantu Kaira.

Good Will Hunting (1997)

Will, seorang office boy bekerja di sebuah universitas ternama. Suatu hari seorang profesor matematika di universitas tersebut membuat soal yang cukup sulit. Tak ada mahasiswanya yang menjawab. Jawaban justru datang dari sang office boy yang menghabiskan masa mudanya dengan nongkrong dan mabuk. Perilaku sang office boy yang tak terpuji membuatnya malah dipenjara. Padahal sang profesor ingin membantunya agar bisa bersekolah. Namun ia tak mau karena merasa hal itu akan membuat teman-temanya dikhianati. Profesor tersebut memiliki teman, seorang konselor yang akan membantu Will untuk menyelesaikan masalahnya. Film ini ditulis oleh Matt Damon dan Ben Affleck sekaligus pembuka jalan mereka pada ketenaran.

I Never Promise You A Rose Garden (1977)

Deborah adalah seseorang yang dirawat di fasilitas kejiwaan karena mencoba bunuh diri. Sepanjang film Deborah digambarkan mengalami halusinasi dan delusi, ciri-ciri dari skizofrenia. Kondisi semakin sulit karena di fasilitas jiwa tersebut Deborah juga tinggal bersama pasien lainnya yang sama-sama memiliki gangguan jiwa berat. Ini membuat Deborah pun berjuang tak hanya melawan dirinya tapi juga lingkungannya.

Melalui film ini kita akan melihat bagaimana seorang psikiater dapat membantu seseorang seperti Deborah. Walaupun sinematografinya biasa saja begitu juga dengan aktingnya, film ini mampu menggambarkan dengan akurat mengenai sesi psikoterapi antara terapis dengan kliennya.

The Three Faces of Eve (1957)

The Three Faces of Eve (1957)

The Three Faces of Eve (1957)

Eve adalah seseorang yang memiliki kepribadian ganda. Awalnya ia mengeluhkan kondisi sakit kepala yang merupakan bagian dari transformasinya. Awalnya ia adalah seorang ibu rumah tangga yang dalam sekejap berubah menjadi seorang yang masih muda dan lajang. Sang psikiater berupaya membantu Eve dalam sesi psikoterapis yang panjang. Dalam salah satu sesi hipnosisnya, sang terapis justru menemukan kepribadian ketiga Eve yaitu seorang perempuan yang memiliki kontrol diri tinggi. Sayangnya kondisi Eve membuat ia harus mengorbankan kehidupan personalnya.

Mengingat usia film ini dan konteks waktu ketika ini, The Three Faces of Eve adalah film yang penting demi menjelaskan kepada masyarakat mengenai isu kesehatan mental. Bahwa kondisi kesehatan mental seseorang bisa mendapatkan bantuan dan pasien bukanlah orang terkutuk.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect