Connect with us
Star Hostel Taipei Main Station
Star Hostel Taipei Main Station | via Booking.com

Cultura Lists

Rekomendasi Destinasi Solo Traveling Untuk Perempuan

Solo traveling mampu meningkatkan kepercayaan diri perempuan.

Bagaimana cara merayakan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret nanti? Solo traveling salah satunya! Komunitas Solo Travel Society mengatakan bahwa lebih dari 60% perempuan melakukan traveling tanpa pasangannya.

Ternyata solo traveling lebih diminati oleh perempuan dibanding laki-laki. Alasannya adalah meningkatkan kepercayaan diri. Sebab perempuan seringkali dianggap lemah dan tak mampu menjaga keamanannya sendiri. Dengan melakukan solo traveling, mereka mampu membuktikan pada dirinya sendiri bahwa mereka mandiri.

Selain itu alasan lain bagi perempuan melakukan solo traveling adalah tidak suka menunggu orang lain. Ketika kita bepergian dengan rombongan, kita tidak bisa bebas memutuskan akan pergi ke mana atau dalam waktu berapa lama. Kita harus bernegosiasi dengan anggota rombongan lainnya. Solo traveling membuat kita lebih nyaman untuk bepergian tanpa harus berdebat dengan orang lain mengenai rute yang akan dipilih.

solo traveling perempuan female

Young student muslim girl calling a taxi in London

Riset global terbaru dari Booking.com mengungkapkan bahwa pada tahun 2020, perempuan lebih ingin mendalami budaya dan adat lokal (31%) ketika bepergian, dan ingin lebih berani dalam memilih destinasi (22%).

Namun salah satu kendala dari solo traveling bagi perempuan adalah faktor keamanannya. Ini membuat traveler harus mengambil kelas untuk mempelajari teknik mempertahankan diri. Selain itu beberapa traveler memutuskan untuk mengunjungi negara-negara yang dikenal aman dan ramah perempuan. Walau solo traveling menunjukkan kemandirian seorang perempuan, tak semua tempat benar-benar cocok untuk didatangi karena tingginya angka kekerasan/kriminal. Negara apa saja yang tergolong aman bagi perempuan?

Berbagai destinasi berikut didapatkan dari riset global, dan merupakan tempat-tempat yang direkomendasikan oleh solo traveler perempuan di Booking.com.

Tokyo, Jepang

Selain dikenal sebagai destinasi yang cocok bagi pecinta budaya, Jepang juga negara dengan tingkat kejahatan rendah. Ada banyak lokasi yang bisa dieksplorasi. Keindahan alam dan festival budaya yang hampir ada sepanjang tahun juga merupakan sesuatu yang tak bisa ditolak. Jepang adalah salah satu negara yang mempopulerkan cat cafe. Di sana kita bisa mengunjungi banyak kafe yang menyediakan kucing-kucing lucu untuk diajak bermain. Banyak traveler asal Indonesia yang merekomendasikan Jepang misalnya Marischka Prudence dan Trinity.

Hotel Akihabara Bay

Akihabara Bay Hotel | via Booking.com

Hotel Akihabara Bay adalah pilihan menarik untuk bermalam. Hotel khusus perempuan ini terletak hanya 3 menit dari Stasiun Kereta Akihabara. Kita juga dapat menuju Pusat Elektronik Akihabara dengan jarak 3 menit dan Kuil Kanda dengan jarak 15 menit. Desain interiornya juga sangat cantik dengan nuansa soft pink. Uniknya lagi hotel ini menyediakan baju tidur gratis yang bisa digunakan tamu di dalam loker. Meski berupa kapsul, tidur dijamin nyaman dengan WIFI, tv layar datar, dan AC.

Moscow, Rusia

Bagi beberapa orang, Moscow adalah salah satu kota dengan biaya hidup termahal di dunia. Namun ada alasan mengapa orang tetap memilih ke sana. Misalnya karena keindahan arsitekturnya. Salah satu lokasi paling ikonik di Moscow adalah Kremlin. Ini merupakan sebutan orang Rusia terhadap benteng. Kompleks benteng tersebut besar dan berisi berbagai gereja, istana, maupun museum megah. Bisa dibilang Moscow adalah kota yang menggambarkan keindahan masa lampau dan masa depan yang futuristik secara berdampingan.

PR Myasnitsky Boutique Hotel

PR Myasnitsky Boutique Hotel | via Booking.com

PR Myasnitsky Boutique Hotel merupakan satu dari deretan hotel terpopuler di sana. Konsepnya begitu elegan dan anggun. Partisi kamar memiliki desain industrial dengan dominasi dinding bata merah dan warna abu-abu di furnitur. Lampu gantung menambah kesan megah dan mahal. Lorong di hotelnya sendiri terasa begitu homey. Letaknya pun strategis dan tak jauh dari hotel ini kita bisa menikmati alam dengan hiking.

Roma, Italia

Roma adalah kota yang tak bisa dilewatkan oleh para pecinta sejarah. Bangsa Romawi dikenal memiliki peradaban tinggi dan tercatat dengan baik. Bahkan beberapa peninggalannya dapat kita nikmati hingga saat ini seperti misalnya Colosseum. Roma adalah kota paling padat penduduk di Italia dan satu dari tiga kota terpadat di Benua Eropa. Selain menjadi lokasi wisata populer, Roma juga cukup terjangkau bila kita ingin melakukan wisata kuliner. Banyak lokasi dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki.

MyNavona

MyNavona | via Booking.com

Pilihan menginap yang menarik adalah MyNavona Bed and Breakfast. Lokasinya hanya 100 meter dari Piazza Navona, sebuah ruang publik yang dibangun sejak 1000 SM. Dahulu orang Romawi menonton berbagai hal di sini misalnya sirkus dan games. Selain itu hotel ini berjarak 450 meter dari Campo de Fiori di mana kita bisa berbelanja buah dan sayuran segar serta keju khas. Uniknya hotel ini menyediakan sarapan yang manis. Bila ingin makanan yang gurih, tamu harus memintanya langsung kepada hotel. Desain interiornya hangat serasa di rumah sendiri.

Bangkok, Thailand

Ingin wisata kuliner anti mainstream? Thailand adalah pilihan tepat. Ada banyak makanan yang mungkin tidak kita temukan sehari-hari misalnya street food berupa beraneka ragam serangga. Selain itu Bangkok merupakan salah satu surga belanja. Banyak orang Indonesia yang datang ke sana untuk membeli barang yang kemudian dijual kembali di Indonesia. Destinasi wisata alam dan budaya pun melimpah. Biaya hidupnya pun cenderung murah.

The Peninsula Bangkok

The Peninsula Bangkok | via Booking.com

Tempat yang menarik untuk bermalam adalam The Peninsula Bangkok. Terletak di tepi sungai Chao Phraya, kita akan dimanjakan dengan pemandangan indah nan romantis. Duduk di tepi kolam renang sangat nyaman. Hotel ini ramah terhadap disabilitas. Desainnya mewah, memadukan kesan futuristik dan lokal. Tirainya dapat dibuka tutup secara elektronik. Kita juga dapat merasakan makanan Thailand yang otentik di restoran hotel.

Taipei, Taiwan

Taiwan mungkin adalah negara yang kecil tapi kita takkan menyesal bila berwisata ke sana. Seperti Jepang, Taiwan juga memiliki tingkat kejahatan yang rendah di dunia. Taipei merupakan kota yang nyaman untuk turis yang senang berjalan kaki. Ada banyak street food yang layak dicoba. Kita dapat mencoba beberapa makanan khas di sana seperti cake nanas, wine dari plum, dan tentu saja boba.

Star Hostel Taipei Main Station

Star Hostel Taipei Main Station | via Booking.com

Untuk penginapan, cobalah tidur di Star Hostel Taipei Main Station. Tempatnya ramah lingkungan karena memiliki banyak bukaan sehingga hemat pemakaian listrik. Ada banyak tanaman di dalam ruangan sehingga asri. Spot menarik di tempat ini yaitu tembok, meja, dan kursi yang berupa kayu. Desainnya sederhana tapi menarik. Letaknya hanya 5 menit dari bandara dan 7 menit dari stasiun.

Sao Paulo, Brazil

Suka Capoeira? Seni bela diri asal Brazil ini sangat menarik karena gerakannya seperti tarian. Tidak lengkap rasanya bila kita tidak mencoba datang ke tempat asalnya. Selain dapat menikmati seni dan budaya Amerika Latin, pemandangannya juga luar biasa. Wisata alamnya tak kalah memukau. Brazil juga memiliki budaya yang menarik di mana penduduknya sangat suka pergi ke pantai. Berbikini adalah hal yang lumrah dan tak perlu khawatir akan menjadi pusat perhatian yang buruk.

Hotel Emiliano

Hotel Emiliano | via Booking.com

Hotel Emiliano merupakan tempat bermalam yang tak boleh dilewatkan selama berada di Brazil. Selain menawarkan sampanye dan kaviar, kemewahan lain ditampilkan dengan adanya helipad. Hotel ini dapat dicapai dalam jarak 20 menit dari bandara. Aksen menarik dari hotel ini adalah keberadaan taman vertikalnya yang cantik. Desain interiornya didominasi warna putih dan coklat sehingga terkesan bersih dan hangat.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect