Connect with us
Kelly Clarkson I Dare You

Music

Kelly Clarkson: I Dare You (Multi-Language Duets) Review

Ketika Kelly Clarkson hendak merintis subgenre pop yang baru.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Tidak perlu diragukan lagi bahwa sepanjang 18 tahun kariernya, Kelly Clarkson telah berjasa besar–tidak hanya bagi industri musik Amerika, tetapi juga industri musik global.

Kesuksesannya sebagai hitmaker memberikan kredibilitas bagi para bintang masa depan yang juga adalah jebolan ajang pencarian bakat (seperti One Direction, Camila Cabello, dan Kacey Musgraves). Clarkson turut merintis gerakan cross-over hits (ketika karya musik berhasil menuai popularitas lintas genre) yang menjadi blueprint bagi artis kontemporer seperti Taylor Swift, Halsey, dan Shawn Mendes.

Clarkson juga telah membuktikan bahwa usia tidak menjadi faktor penghalang untuk produktivitas seorang artis di abad 21 ini (berkat kehadirannya di The Voice dan The Kelly Clarkson Show).

Melihat di mana posisi Clarkson saat ini, tidak perlu lagi ada pembuktian yang menjadi kewajibannya. Akan tetapi, nyatanya Clarkson kembali menghadirkan tidak hanya single terbaru, tetapi juga ambisi terbaru. Di masa lalu, Clarkson telah mengukuhkan dominasinya di lanskap musik dunia. Kali ini, melalui “I Dare You”, Clarkson hendak menyatukan diri di dalamnya.

“I Dare You” bukan single biasa. Bahkan, sulit untuk mengingat apakah bentuk single seperti ini pernah dilakukan sebelumnya. “I Dare You” adalah satu lagu tunggal yang dikemas dalam 6 track dalam bahasa yang berbeda.

Track pertama adalah versi solo Clarkson dan berbahasa Inggris. Track kedua hingga track keenam adalah versi kolaborasi bahasa asing antara Clarkson dan beberapa artis internasional, yaitu Zaz (Bahasa Perancis), Faouzia (Bahasa Arab), Blas Cantó (Bahasa Spanyol), Glasperlenspiel (Bahasa Jerman), dan Maya Buskila (Bahasa Ibrani). Bisakah kita menyebutkan artis pop Amerika yang pernah mengeluarkan single dalam Bahasa Ibrani? Mungkin hanya Clarkson seorang.

Dari segi komposisi, “I Dare You” adalah teritori yang baru bagi Clarkson. “I Dare You” adalah lagu pop dengan elemen folktronica dan world music–mengingatkan music lovers dengan karya serupa seperti Avicci “Wake Me Up” (2013) dan Nico & Vinz “Am I Wrong” (2013). Bagi yang merindukan Clarkson versi pop-rock cadas ala “Since U Been Gone”, mungkin “I Dare You” tidak akan menjadi track favorit kalian. Di sini tidak ada chorus raksasa atau dentuman perkusi yang mengguncang telinga.

Dari segi lirik, “I Dare You” berusaha menyampaikan pesan cinta tanpa mengenal bahasa dan batasan. Mungkin hanya Clarkson seorang yang bisa menyampaikan lirik berbunyi “Even if you’re hurt and you can only see the worst” / ”Even if you think it’s not enough” / ”Oh, I dare you to love” secara otentik dan meyakinkan. Ketika lagu bertema cinta dan empowerment kerap jatuh ke area klise, pengkhayatan Clarkson yang natural menjadikan “I Dare You” sebagai misi yang tidak boleh dilewatkan.

Terlepas dari itu, faktor utama yang menjadikan “I Dare You” sebagai eksperimen yang sukses adalah kemampuan Clarkson dalam menghadirkan kualitas vokal yang gemilang pada track berbahasa Inggris dan track berbahasa asing. Khususnya untuk track berbahasa Ibrani dan Arab (yang, dari segi pelafalan, relatif lebih kompleks), Clarkson berhasil memeragakan cara pengucapan yang akurat disertai aksen yang sesuai. Clarkson berhasil menghadirkan vokal yang mengapresiasi budaya luar tanpa terkesan mengapropriasi budaya yang bersangkutan.

Catatan terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah terlepas dari pesan mulia di balik “I Dare You”, terdapat pula suatu kecerdasan yang menjadikan Clarkson sebagai (sekali lagi) trendsetter dan bukannya follower.

Kita memasuki era baru ketika musik dunia Barat (secara spesifik musik berbahasa Inggris) tidak lagi menjadi norma kesuksesan. Kehadiran hitmaker lintas bahasa seperti BTS, J Balvin, dan ONE OK ROCK telah membuang konsep masa lalu tersebut demi lahirnya buku aturan yang baru. Bila dipasarkan dengan cerdas, “I Dare You” mungkin akan menjadi awal dari subgenre pop yang baru.

IN A NUTSHELL:

+ “I Dare You” menjadi penanda bahwa music lovers masih belum melihat puncak gunung karier seorang Kelly Clarkson
– “I Dare You” tidak menghadirkan chorus raksasa yang kerap menjadi ciri khas Kelly Clarkson. Selain itu, terdapat kemungkinan “I Dare You” adalah sekedar standalone single dan bukan lead single untuk album Clarkson selanjutnya

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect