Connect with us
Cha Cha Real Smooth
Apple TV

Film

Cha Cha Real Smooth: Rom-Com Segar yang Dekat dengan Realita

Perjalanan patah hati seorang lelaki muda dan proses penerimaan diri dari kekalahan.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Sutradara muda asal Texas, United Stated, Cooper Raiff berhasil memenangkan U.S. Audience Award (Dramatic) dalam Sundance Film Festival 2022 melalui karya terbarunya “Cha Cha Real Smooth” (2022).

Film ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan, karena menyajikan kisah cinta beda usia dengan balutan komedi segar yang berkelindan dengan drama keluarga yang menawan.

Cooper Raiff mampu membawa karakter utamanya yang notabene seorang pemuda usia awal dua puluhan, menjadi refleksi hidup banyak orang karena kejujuran serta ketidakberdayaannya dalam melawan realita.

Cha Cha Real Smooth

Andrew dan Perjalanan yang Pernah dilalui Semua Orang

“Cha Cha Real Smooth” pada dasarnya berpusat pada kehidupan Andrew (Cooper Raiff), seorang pemuda berusia 22 tahun yang memiliki ambisi besar untuk menyusul kekasihnya yang sedang menempuh pendidikan di Barcelona.

Dengan kondisi keuangan yang pas-pasan, Andrew memutuskan untuk kembali tinggal dengan ibunya Lisa (Leslie Mann), adiknya David (Evan Assante), dan ayah tirinya Greg (Brad Garrett) di New Jersey. Andrew yang berkepribadian riang dan gampang dekat dengan siapa saja bekerja di sebuah restoran cepat saji bernama Meat Stick.

Cerita Andrew mulai menarik sejak ia berkesempatan memulai karir konyolnya sebagai party starter. Dalam sebuah pesta, ia bertemu dengan Domino (Dakota Johnson), ibu muda dari seorang anak penderita autis yang menarik perhatian Andrew.

Saat Andrew jatuh hati pada Domino, realita tentang gap usia dan stabilitas finansial mulai menjadi konflik internal untuk dirinya sendiri. Ditambah lagi, Domino adalah seorang wanita yang sudah bertunangan dan memiliki anak yang umurnya telah menginjak usia remaja, hal tersebut tentu sangat di luar jangkauannya.

Perjalanan Andrew melalui proses penerimaan diri, menjadi refleksi banyak orang yang sedang berada ataupun pernah merasakan perasaan kalah di usia awal duapuluhan. Ketidakberdayaan dan proses penerimaan yang dirasakan Andrew setidaknya pernah dialami oleh sebagian besar orang dalam bermacam kasus hidup.

Film yang Disutradarai, Diproduseri, Ditulis, dan Diperankan Oleh Cooper Raiff

Film yang disutradarai, diproduseri, ditulis, dan diperankan oleh Cooper Raiff  ini mengangkat tema tentang bagaimana seorang pemuda bisa menemukan dirinya sendiri setelah melalui berbagai macam penolakkan.

Juga menyoroti tentang kesadaran seorang pemuda bahwa hidup sejatinya tidak akan selalu berpusat pada segala sesuatu yang menguntungkan dirinya saja. Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi suasana hati, begitu juga dengan kemungkinan akan adanya orang asing yang bisa menorehkan luka tanpa mempertimbangkan keberadaannya.

Dengan usia yang terbilang masih cukup muda, Cooper Raiff mampu tampil gemilang baik dalam segi penyutradaraan hingga penulisan naskah yang terbilang cukup segar dalam menangkap dinamika perasaan seorang anak muda awal duapuluhan.

Ia menampilkan beberapa isu sosial dengan cara yang cukup halus, misalnya tentang maskulinitas secara positif, dimana secara lahiriah seorang lelaki memang tidak hanya dituntut untuk menjadi kuat saja, mereka juga manusia biasa yang boleh menangis, kecewa, dan berhak mengakui kerentanannya terhadap sesuatu.

Mengangkat dan Melindungi Sentimen Sosial terhadap Penderita Autis

Karakter remaja autis yang dibawakan oleh Vanessa Burghard berhak mendapat nyala terang dalam keseluruhan narasi film ini. Bagaimana “Cha Cha Real Smooth” bisa secara elegan menyikapi sentimen sosial terhadap pengidap gangguan autism yang sering mendapat perlakuan khusus dari lingkungan sosial.

Andrew menjadi satu-satunya orang yang memahami kondisi Lola (Vanessa Burghard) yang selalu terasing dalam sebuah pesta dan sulit dalam berinteraksi sosial. Cara Andrew mendekati Lola tidak mengesankan sikap merendahkan atau mengistimewakan. Interaksi keduanya yang dibuat serba biasa saja menandakan bentuk perlindungan pada anak dengan kondisi autis, bahwa sebenarnya mereka tidak jauh berbeda dengan anak-anak lainnya.

“Cha Cha Real Smooth” juga mampu membalikkan sentimen sosial terhadap para anak dengan kondisi autism. Misalnya saat Andrew menaruh simpati pada Domino yang mungkin mengalami banyak kesulitan saat membesarkan Lola, namun Domino malah menganggap bahwa Lola adalah anugrah yang bisa membuatnya lebih kuat dan bertahan sampai sekarang.

Secara keseluruhan, “Cha Cha Real Smooth” merupakan salah satu tontonan yang sangat cocok untuk para penggemar romcom dan kisah sederhana seputar kehidupan sehari-hari. Dengan pembawaannya yang segar, film ini tidak hanya menghibur tetapi memiliki banyak hal yang bisa direnungkan.

Triangle of Sadness Triangle of Sadness

Triangle of Sadness Review: Satir Tentang Kesetaraan Duniawi

Film

first blood 1982 first blood 1982

First Blood Review: Awal Perjuangan Rambo Menghadapi Trauma Perang 

Film

Slumberland Review Slumberland Review

Slumberland Review: Petualangan Nemo & Flip Lari dari Kenyataan

Film

The Holiday The Holiday

The Holiday Review: Tontonan Musim Liburan yang Ringan & Romantis

Film

Connect