Connect with us
Yes Day Review
Netflix

Film

Yes Day Review: Ketika Orangtua Membebaskan Anaknya Selama Satu Hari

Tidak sekadar seru, ada pesan tentang hubungan anak dan orang tua yang bermakna.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Yes Day” merupakan film drama keluarga terbaru di Netflix karya sutradara Miguel Arteta. Naskah ditulis oleh Justin Malen, diadaptasi dari buku anak-anak berjudul serupa karya Amy Krouse Rosenthal dan Tom Lichtenheld.

Allison Torres (Jennifer Garner) merupakan sosok ibu yang sangat ketat dalam mendidik anak dan selalu berkata ‘tidak’. Demi menyelamatkan “reputasinya” sebagai seorang ibu, Allison sepakat untuk menjalani Yes Day bersama keluarganya. Apa pada akhirnya ketiga anak keluarga Torres mendapatkan kepuasan sejati melalui Yes Day?

Dibintangi oleh Jennifer Garner, Edgar Ramirez. Jenna Ortega, dan Julian Lerner, “Yes Day” merupakan film yang seru dan menyenangkan untuk ditonton bersama keluarga. Tak sekedar seru-seruan, ada pesan moral yang bisa kita ambil dari film ini tentang hubungan anak dan orangtua.

Yes Day

Netflix

Bebas Namun Bertanggung Jawab, Membuat Konsep ‘Yes Day’ Masih Masuk Logika

Yes Day menjadi agenda utama dalam film ini yang dieksekusi secara logis dan masuk akal. Tak asal bebas, film ini memperlihatkan bahwa agenda spesial seperti Yes Day tak diberikan secara gratis, ada “harga” yang harus dibayar oleh anak-anak. Sekalipun anak diberi kebebasan semaksimal mungkin, ada aturan yang tetap diterapkan untuk meminimalisir permintaan yang tidak masuk akal atau melanggar norma.

Tak hanya eksekusinya, konsep tentang Yes Day pada akhirnya menghasilkan berbagai pembelajaran bagi anak maupun orangtua. Anak jadi memahami alasan orangtua kerap bertindak tegas dan memberikan batasan. Sementara orangtua bisa evaluasi gaya parenting yang paling tepat; tidak selalu mengekang, namun juga tak selalu memanjakan buah hati. Cinta dan kasih sayang orangtua juga tak lupa disematkan dalam kisah ini.

Yes Day

Agenda ‘Yes Day’ yang Sedikit Berlebihan dan Sekadar Mengulur Durasi

Sesuai dengan ekspektasi yang kita lihat melalui promotional trailer, “Yes Day” memiliki banyak agenda kegiatan yang menyenangkan. Setidaknya mulai pagi pertama, hingga memasuki agenda kedua, mood terasa terlalu berlebihan. Satu agenda bisa memakan sekitar 5 hingga 10 menit; dengan hype, tepuk tangan, dan teriakan penuh semangat yang terlalu berlebihan dari karakter utama maupun karakter pendukung. Penonton jadi merasa capek dengan kadar keseruan yang berlebihan, ibarat kita harus tertawa dan terpukau setiap saat.

Sebagai film komedi, ada beberapa karakter cameo yang langsung jelas kehadirannya memang untuk mengundang tawa. Namun hanya cameo Arturo Castro sebagai polisi yang cukup menghibur dengan komposisi humor yang pas.Sementara karakter lain terasa sekali memberikan usaha lebih namun tidak menghasilkan sesuatu yang benar-benar lucu.

Buat yang sedang mencari tontonan seru untuk adik atau anak, “Yes Day” termasuk film yang cukup menghibur. Ada pesan yang cukup bermakna juga bisa didapatkan melalui film ini.

Click to comment

Girl From Nowhere Girl From Nowhere

Rekomendasi Serial Drama Thriller Remaja di Netflix

Cultura Lists

When I Grow Up Disney Junior When I Grow Up Disney Junior

When I Grow Up: What Do Your Little Ones Want to Be When They Grow Up?

Cultura Lists

Shadow and Bone Review Shadow and Bone Review

Shadow and Bone: Serial Fantasi Berlatar Militer Kerajaan dengan Sihir

TV

Things Heard and Seen Things Heard and Seen

Things Heard & Seen: Percampuran Horror Supranatural dan Drama Rumah Tangga

Film

Advertisement
Cultura Live Session
Connect