Connect with us
Wanda Vision
Photo: Marvel Studios

Entertainment

WandaVision Membuka Jalan Phase Baru MCU

Selain sebagai pembuka Phase Four, serial WandaVision sejatinya merupakan origin story tentang Wanda sebagai Scarlet Witch.

Walau direncanakan akan melanjutkan Phase 4 pada 2020 lalu, Marvel Cinematic Universe (MCU) terpaksa untuk menunda ceritanya karena pandemi yang merebak sejak setahun lalu. Namun, semesta sinematik dari Marvel tersebut akhirnya bisa melanjutkan kisahnya pada 2021 ini, dengan serial WandaVision yang tayang secara eksklusif di platform Disney+ untuk global dan Disney+ Hotstar untuk Asia.

WandaVision merupakan serial superhero action drama yang dibuat oleh Jac Schaeffer. Serial tersebut dibintangi oleh Elizabeth Olsen, Paul Bettany, Teyonah Parris, dan Kathryn Hahn. Seperti namanya, kisahnya seputar Wanda Maximoff dan Vision hidup dalam semesta mereka sendiri, yang kemudian memunculkan masalah baru yang belum pernah mereka temui sebelumnya.

Walau serial terbaru dalam jajaran MCU tersebut bukan diposisikan sebagai yang pertama secara kronologis pada Phase 4, WandaVision memberikan penyegaran dalam berbagai hal. Salah satu di antaranya adalah series ini sejalan dengan filmnya, berbeda dengan webseries MCU lain yang cenderung hanya sebagai side story atau malah spin-off yang di-retcon begitu saja.

Di samping itu, story yang diusung dalam WandaVision juga terasa mengalami major upgrade. Tidak selamanya tentang saving the whole day, tapi lebih mengenai kisah seorang superhuman yang nyatanya juga manusia dengan grief yang dimiliki. Intisari seperti inilah yang membuat serial eksklusif Disney+ ini terasa lebih human, layaknya Phase One dan Phase Two dari Marvel Cinematic Universe beberapa tahun ke belakang.

Wanda Vision Review

Marvel Studios

Meski mengusung format yang berbeda, treatment terhadap kontinuitas series ini dalam Marvel Cinematic Universe tentu menjadi perhatian besar di dalam show tersebut. Selain beberapa minor character yang dibawa kembali dari film-film MCU sebelumnya, berbagai kejadian penting dalam semesta sinematik tersebut juga berkali-kali disebut sehingga para penikmat setia lebih mudah memahami ceritanya.

Berbagai elemen yang tersemat dalam WandaVision juga membawa MCU menjadi lebih luas lagi. Selain diperkenalkan dengan dunia penyihir, serial eksklusif Disney+ ini juga banyak menyorot mengenai organisasi SWORD, yang sebelumnya di-tease pada salah satu post-credit scene dari Avengers: Endgame. Hal tersebutlah yang membuat keduanya akan lebih banyak diberi spotlight, karena sepertinya Phase Four akan menampilkan konsep multiverse yang penuh dengan sihir dan extra-terrestrial beings, sehingga sejalan dengan versi komiknya.

Selain beberapa hal tadi WandaVision juga menjadi tempat diperkenalkannya beberapa karakter baru yang memiliki beragam peran penting dalam Phase Four. Walau tidak memunculkan berbagai core character dari Avengers, rupanya ragam karakter tersebut dapat menjadikan serial ini jadi lebih enjoyable sekaligus membuat karakter Wanda dan Vision lebih berkesan.

Tak dapat dipungkiri bahwa series ini memberikan banyak screen time untuk Wanda Maximoff dan Vision. Akan tetapi, main character sejati dari serial tersebut adalah Wanda Maximoff, yang sedari awal merupakan sumber dari segala kekacauan di dalamnya. WandaVision juga sekaligus berperan sebagai origin story, menceritakan dirinya sebagai Scarlet Witch, sehingga terasa lebih sesuai seperti counterpart-nya pada versi komik.

Untuk mendukung karakterisasinya, Wanda Maximoff ditempatkan sebagai karakter yang mengalami duka mendalam, melanjutkan kisahnya setelah Avengers: Endgame. Inilah yang kemudian membawa Wanda dalam five stages of grief dan mendukung penceritaan dari serial ini dapat dikemas secara in-depth, sehingga menjadikannya sebagai series merupakan keputusan yang tepat.

Wanda Vision

Marvel Studios

Sebagai pendukung dari Wanda, Vision juga diberikan role yang jauh lebih dalam dibanding film-film sebelumnya. Kehadirannya pulalah yang sekaligus memberikan suspense dalam WandaVision, terlebih karena dirinya sudah digambarkan mati pada Phase Three sebagai efek dari perang para Avenger melawan Thanos. Seperti halnya Wanda, Vision yang merupakan android pun diberikan traits selayaknya manusia yang seakan clueless dan berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam serial tersebut.

Layaknya film dan berbagai konten yang terkait Marvel Cinematic Universe, WandaVision juga nampaknya digarap dengan total. Permainan kameranya yang baik, penggunaan music yang megah, serta set design yang ditampilkan dengan believable menjadikannya lebih fun dan menambahkan berbagai surprise, bahkan sampai episode terakhir.

Akhir kata, WandaVision adalah serial MCU yang sangat layak untuk ditonton, meski beberapa episode awal akan membuat kita sulit untuk merasa engage. Walau tidak mengusung format film seperti konten-konten MCU yang populer, series ini tetap mampu memberikan experience yang kurang lebih setara dengan film-film sebelumnya.

Click to comment

Girl From Nowhere Girl From Nowhere

Rekomendasi Serial Drama Thriller Remaja di Netflix

Cultura Lists

Shadow and Bone Review Shadow and Bone Review

Shadow and Bone: Serial Fantasi Berlatar Militer Kerajaan dengan Sihir

TV

The Falcon and the Winter Soldier The Falcon and the Winter Soldier

The Falcon and the Winter Soldier Review: Kulik Sisi Humanis Pahlawan Super

TV

Euphoria Special Episode Review Euphoria Special Episode Review

Euphoria Special Episode Review

TV

Advertisement
Cultura Live Session
Connect