Connect with us
Silenced

Film

Silenced: Upaya Menjerat Pedofil yang Kebal Hukum

Mengungkap pelecehan seksual di sekolah tuli Korea.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Banyaknya kasus tentang kekerasan dan pelecehan seksual yang ada dalam lingkup dunia pendidikan, melatarbelakangi lahirnya “Silenced” (2011). Film ini adalah satu dari sekian banyak kisah yang terinspirasi dari kejadian yang pernah ada dalam realitas, tentang kasus yang melibatkan anak-anak sebagai korban kekerasan seksual.

Bagi yang pernah menyaksikan film dengan cerita serupa seperti “Hope” (2013) yang merekam detail penderitaan seorang anak kecil yang menjadi korban pelecehan seksual. “Silenced” melaju lebih kompleks, dengan menggabungkan unsur korban difabel seperti yang dipakai dalam narasi “The Silent Forest” (2020) serta upaya hukum melawan seseorang yang memiliki kuasa besar.

Film karya Hwang Dong-Hyuk yang juga menyutradarai Miss Granny (2014) ini, merupakan adaptasi dari sebuah buku berjudul “The Crucible” karya Gong Ji-Young yang diangkat dari sebuah kejadian nyata memilukan di Korea Selatan. Dengan menghadirkan nama-nama besar seperti Gong Yoo dan Jung Yu-mi film  “Silenced” berhasil masuk nominasi sebagai film terbaik dalam Blue Dragon Film Awards 2011.

Silenced

Kejahatan yang Terkungkung Senyap di Akademi Tuli Korea

Atmosfer menyeramkan hadir sejak awal babak pertama film “Silenced”, kepindahan Kang In-ho (Gong Yoo), seorang guru seni ke sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB) “Gwangju Inhwa” di kawasan Gwangju, Korea Selatan. Semenjak kepindahannya, Kang In-ho menyadari banyak sesuatu yang tidak beres di sekolah, dari mulai menyaksikan seorang murid yang babak belur dihajar seorang guru, sampai mendengar jeritan tengah malam bocah perempuan di toilet sekolah.

Rasa penasaran Kang In-ho pada akhirnya terbukti saat beberapa muridnya yaitu Kim Yeon-doo (Kim Hyun-soo), Jin Yoo-ri (Jung In-seo), dan Jeon Min-soo (Seung Hwan-baek) mengungkapkan kejahatan Kepala Sekolah beserta kembarannya dan seorang oknum guru bernama Park Bo-hyun (Kim Min-sang).

Dengan bantuan dari seorang pekerja sosial di Pusat Hak Asasi Manusia Mujin, Seo Yoo Jin (Jung Yu-mi), Kang In-ho melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib. Namun, kekuatan besar ternyata berkumpul dibalik punggung para terdakwa, film ini kemudian melaju mengikuti perjuangan Kang In-ho dan Seo Yoo-jin memperjuangkan keadilan untuk anak-anak yang menjadi korban kejahatan penguasa sekolah.

Silenced

Menyoroti Praktik Kronisme, Korupsi, dan Kegagalan Sistem Peradilan

“The Silenced” tidak hanya fokus pada penderitaan para penyintas dan upaya pencarian keadilan, film ini juga menyoroti praktek kronisme dari orang-orang yang berkuasa sehingga bisa menindas para korban dengan berbagai cara, salah satunya adalah pembungkaman, penyalahgunaan kuasa, serta praktik licik menyuap para petugas hukum.

Beratnya pelanggaran yang menyebabkan kerusakan fisik, psikologis dan emosional para korban pada akhirnya tidak bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menjerat para terdakwa. Sistem peradilan malah berat sebelah berpihak pada orang-orang jahat yang memiliki pengaruh besar karena dianggap memiliki andil terhadap pendidikan daerah dan pengembangan pusat keagamaan.

Dalam film ini, sosok Kang In-ho menjadi penyambung realitas orang-orang yang masih memiliki hati nurani namun tanpa kuasa, ia melewati fase bimbang dengan kesejahteraan keluarganya. Narasi tentang sulitnya menghadapi pilihan untuk tetap bungkam dan melanjutkan pekerjaannya demi seorang anak yang sedang sakit keras, atau memilih bersuara lantang menolong para korban. Kisah seperti ini banyak terjadi di kehidupan nyata, bahwa orang-orang baik butuh keberanian penuh dalam mengambil sikap di situasi yang serba menyulitkan.

Silenced

Panggung Besar untuk Para Pemeran Muda

Penampilan pemeran muda seperti Kim Hyun-soo, Jung In-seo, dan Seung Hwan-baek berhasil menarik perhatian karena bisa dengan lugas menggambarkan anak-anak difabel dengan kondisi yang tidak baik-baik saja.

Satu-satunya unsur yang paling membuat tidak nyaman menonton film ini adalah, penggambaran kekerasan seksual pada anak-anak yang terlalu eksplisit ditampilkan dalam beberapa adegan di film, hal ini juga yang membuat “Silenced” mendapat kritik pedas dari beberapa kritikus dunia. Terlepas dari itu, penampilan para pemeran mudanya patut mendapatkan pujian, tidak heran jika pada akhirnya nama-nama seperti Kim Hyun-soo dan Jung In-seo terus bersinar sampai sekarang.

Selain itu, karakter Kang In-ho yang dibawakan Gong Yoo juga menjadi peran kunci film ini, narasi tentang pembungkaman dan kebrobrokan sistem keadilan tidak bisa dihadirkan tanpa bantuan tatapan penuh kecewa dari aktor sekelas Gong Yoo.

Kehadiran Jung Yu-mi mungkin akan lebih emosional jika saja ada hubungan keterikatan dengan kejadian masa lalu yang serupa, baik itu yang pernah menimpanya atau keluarganya. Namun, “Silenced” tidak memilih kompleksitas yang lebih rumit lagi, sehingga Seo Yoo Jin hanya ditempelkan sebagai seorang pekerja sosial yang memiliki hati besar untuk menolong para korban.

Walaupun bukan tipe film dengan cerita akhir yang banyak diharapkan orang, film ini setidaknya memberi dampak besar pada hukum tentang kekerasan seksual di Korea.

Pada tahun 2011 Majelis Nasional Korea mengesahkan “Hukum Dogani” (nama yang diambil dari judul Korea “Silenced”) dimana undang-undang tersebut menghapus pembatasan untuk serangan seksual terhadap anak di bawah umur 13 tahun dan orang cacat. Sekaligus menaikkan hukum maksimum pada pelaku tindak pemerkosaan anak kecil dan orang cacat menjadi penjara seumur hidup, dan menghapus klausul yang mengharuskan para korban membuktikan bahwa mereka “tidak dapat melawan” karena kecacatan mereka. Film penuh haru yang mengundang perasaan sesak di dada ini bisa disaksikan di Netflix.

Triangle of Sadness Triangle of Sadness

Triangle of Sadness Review: Satir Tentang Kesetaraan Duniawi

Film

first blood 1982 first blood 1982

First Blood Review: Awal Perjuangan Rambo Menghadapi Trauma Perang 

Film

Slumberland Review Slumberland Review

Slumberland Review: Petualangan Nemo & Flip Lari dari Kenyataan

Film

The Holiday The Holiday

The Holiday Review: Tontonan Musim Liburan yang Ringan & Romantis

Film

Connect