Connect with us
Rose Blackpink

Music

Rosé: On The Ground & Gone Single Review

Single bernuansa pop alternatif, tonjolkan musikalitas Rosé sebagai soloist.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Sebagai main vocalist dari Blackpink, debut solo Rosé sudah menjadi proyek yang dinanti-nanti oleh para Blink (sebutan untuk penggemar Blackpink). Sudah diumumkan semenjak awal bulan Maret, “R” akhirnya rilis dengan dengan single utama “On The Ground” dan track pendamping, “Gone”. Kedua lagu ditulis dengan lirik full bahasa Inggris dengan musik yang dominan pop alternatif.

Dibandingkan dengan debut solo Jennie dengan single “Solo” pada 2018 silam, proyek tersebut lebih menonjolkan koreografi dan konsep lagu pop catchy yang tak jauh berbeda dengan single-single Blackpink. Tetap berhasil menonjolkan persona Jennie sebagai sexy and independent classy girl. Sementara Rosé lebih mengeksplorasi musikalitas yang terdengar idealis secara penulisan lirik dan aransemen musik; lebih dari sekedar lagu dengan hook yang catchy serta tanpa koreografi.

“On The Ground” menjadi single utama yang cukup upbeat jika dibandingkan dengan track selanjutnya. Pada dasarnya, lagu ini merupakan lagu tentang refleksi diri dan self-love. Sudah banyak lagu tentang self-love yang diperdengarkan, “On The Ground” merupakan salah satu dengan lagu terbaru dengan lirik yang indah berdasarkan pengalaman pribadi Rosé sebagai penyanyi yang selama ini berusaha meniti karirnya.

Intinya, dalam lagu ini Rosé menyatakan bahwa selama ini Ia berusaha mati-matian untuk menjadi yang terbaik, hingga pada akhirnya orang-orang mengakui kesuksesannya. Namun ternyata, segala hal yang Ia impikan selama ini tidak pernah terlalu jauh; cukup dengan menjadi diri sendiri, Rosé berhasil menjadi idol yang selama ini Ia impikan.

‘I worked my whole life, just to get high, just to realise, everything I need is on the, everything I need is on the ground’

“On The Ground” memiliki dasar musik dengan instrumen gitar akustik, kemudian berpadu dengan bass dan drum beat dengan tempo medium. Baru ketika memasuki bagian hook atau chorus, dimasukan synth dan beat yang nge-pop. Sementara pada bagian verse lebih padat lirik dengan warna musik yang lebih alternatif.

Tak hanya melalui lirik, video klip “On The Ground” juga menjadi visualisasi artistik akan kisah yang dibawakan dalam lagu ini. Dimana pada bagian awal, Rosé tampak berlari hingga lelah, tampak murung saat sedang berada di dalam mobil, menunjukan perjuangannya yang melelahkan. Namun seiring berjalannya video klip, secara perlahan kita mulai melihat Rosé tampak bahagia dan tersenyum pada dirinya sendiri, kembali ke rumah, bahagia bermain piano dan menyanyi dengan dirinya sendiri.

“Gone” menjadi track kedua dalam album “R” dengan aransemen musik yang lebih lembut bertema cinta. Kembali menunjukan semangat ‘broken-hearted girl’ yang cukup sering diadaptasi dalam lagu-lagu Blackpink. Dengan aransemen musik gitar electric yang simple, “Gone” menjadi showcase Rosé memperdengarkan suara naturalnya yang merdu.

Secara keseluruhan, “On The Ground” dan “Gone” merupakan dua track yang cukup menunjukan pesona Rosé sebagai member Blackpink dengan karakternya sendiri.

Inilah tantangan terbesar YG Entertainment untuk menyajikan proyek solo yang tak sekedar memuaskan request Blink atau kebutuhan komersial, namun menyuguhkan karakter masing-masing member yang berbeda sesuai potensi, hingga pada akhirnya saling melengkapi sebagai Blackpink. Kita nantikan saja proyek solo dari member Blackpink berikutnya!

Click to comment

dua lipa brit awards 2021 dua lipa brit awards 2021

Dua Lipa Dominasi Panggung BRIT Awards 2021

Entertainment

Julia Michaels Julia Michaels

Julia Michaels: Not in Chronological Order Album Review

Music

The Armed The Armed

The Armed: ULTRAPOP Album Review

Music

Young Stoner Life Young Stoner Life

Young Stoner Life: Slime Language 2 Compilation Album Review

Music

Advertisement
Cultura Live Session
Connect