Connect with us
perkembangan dan sejarah video games

Games

Perkembangan Video Game dari Masa ke Masa

Perkembangan video game dari masa ke masa sejak awal era hingga saat ini.

Perkembangan teknologi saat ini membuat perkembangan game menjadi ikut berevolusi dengan sangat pesat dalam beberapa tahun belakangan ini dan membuat gamer menjadi semakin dimanjakan dan dimudahkan.

Tahun 2019 ini, dua raksasa teknologi dunia mengumumkan akan merilis project terbaru mereka Google Stadia dan Apple Arcade yang memungkinkan para gamer dapat bermain game secara streaming. Dengan kata lain, gamer sudah tidak lagi membutuhkan konsol game dan tidak perlu lagi menginstall file game yang ingin dimainkan ke dalam perangkat mereka.

Cukup prestisius bukan?

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai Google Stadia dan Apple Arcade, sebelumnya kita melihat perkembangan video game dari masa ke masa sejak awal era hingga saat ini.

pong video game

1970 – 1985

Ini adalah era dimana game memulai masanya dan kebanyakan menjadi legenda. Dimulai dari rilisnya konsol game pertama Maganavox Odyssey dengan game mereka yang sangat legendaris Pong. Setelah itu disusul dengan rilisnya Atari 2600 yang kemudian merajai pasar dengan game Space Invaders dan Asteroids.

Pac-Man, Donkey Kong hingga Mario muncul pada era ini hingga akhirnya Nintento Entertainment System rilis pada tahun 1985 yang kemudian menjadi awal tumbuhnya berbagai konsol game.

sega genesis

1985 – 1995

Pada era ini permainan game konsol mulai memasuki era baru. Cukup banyak permainan game modern yang rilis pada era ini.

SEGA muncul dengan berbagai inovasi, Sega Genesis dan Sonic si landak menjadi awal dari perjalanan panjang SEGA. Pada masa ini game PC juga mulai berkembang dan Nintendo mulai merilis game handheld pertamanya yang kemudian menjadi legenda, Gameboy yang terjual hingga 118 juta unit.

Tidak cuma itu, Nintendo merilis Super Nintendo (SNES) untuk menyaingi SEGA. Pada masa ini juga game kontroversial Mortal Kombat rilis di mesin arcade untuk menyaingi game Street Fighter yang saat itu sedang tenar.

snes super nintendo

1995 – 2000

Era ini dimulai dengan masuknya Sony sebagai penantang baru. Melihat perkembangan game yang sangat pesat Sony akhirnya masuk dengan Sony Playstation mereka yang kemudian mengakhiri era SEGA dan SNES.

Tidak membutuhkan waktu lama, SEGA dan Nintendo kemudian merilis konsol terbaru mereka untuk menyaingi Sony Playstation. SEGA Saturn, SEGA Game Gear dan Nintendo 64 muncul dan memulai era baru dalam industri video games.

Pada masa inilah game interaktif mulai bermunculan dimulai dengan Dance Dance Revolution.

game boy

2000 – 2010

Pada masa ini Sony Playstation 2 rilis untuk menggantikan Sony Playstation yang kemudian digantikan Sony Playstation 3 pada tahun 2006. Pada masa inilah SEGA kemudian menyerah dengan SEGA Saturn sebagai konsol terakhir mereka dan kemudian tidak lagi diperbarui.

Nintendo tidak mau menyerah dan memperkenaklan GameCube, Nintendo DS serta Gameboy Advance dan terakhir Nintendo Wii. Tapi tetap saja mereka tidak bisa menyaingi laju Sony Playstation yang terus merajai dunia game console.

Pada era inilah juga lahir X Box yang diproduksi oleh Microsoft yang kemudian membuat peta persaingan game konsol mulai berubah. Tumbangnya SEGA dan Nintendo yang tidak sanggup bersaing membuat Sony Playstation 3 dan X Box menguasai dunia game konsol pada era ini. Sony kemudian membuat konsol handheld pertama mereka yaitu Sony Playstation Portable (PSP).

Pada era ini juga lah mulai diperkenalkan hal baru pada dunia game dengan diperkenalkan Steam.

games

2010 – 2018

Nintendo mulai menemukan kembali kejayaannya dengan memperkenalkan Nintendo Switch sebagai pesaing terbaru setelah Sony meluncurkan Playstation Vita sebagai pengganti Sony PSP. Dengan munculnya Switch, Nintendo membuktikan diri kalau mereka adalah perusahaan game paling inovatif.

Di era ini juga rilis Sony Playstation 4, dimana dunia konsol game seolah berhenti dan menemukan inovasi baru. Hanya melakukan pengembangan grafis untuk memanjakan mata para gamer.

Perkembangan Game di Era Sekarang

Sejak tahun 2018 kemarin, mobile games mulai menemukan jati dirinya dan mulai membuktikan kalau mereka patut diperhitungkan dalam dunia games. Hingga akhirnya pada Asean Games 2018 kemarin cabang eSports yang berbasis mobile games dipertandingkan.

Melihat perkembangan industri video game yang mulai bergeser membuat dua raksasa teknologi Google dan Apple memperkenalkan proyek prestisius mereka yaitu Google Stadia dan Apple Arcade.

19 Maret 2019 kemarin dalam gelaran Game Developer Conference di San Fransisco, Google resmi memperkenalkan Google Stadia. Dan tidak membutuhkan waktu lama pada tanggal 26 Maret 2019 dalam gelaran Apple Event 2019, Apple menyusul dengan merilis Apple Arcade.

Google Stadia adalah sebuah layanan gaming berbasis cloud, dimana para pemain dapat bermain game secara streaming dan tidak lagi membutuhkan console. Sebelumnya Google sudah melakukan uji coba melalui Project Stream dalam beberapa bulan belakangan ini. Dimana pemain dapat melakukan streaming game pada browser Chrome mereka.

apple arcade

Assassin’s Creed Odyssey adalah game pertama yang diuji menggunakan layanan Google ini, dimana tes publik ini sudah berakhir pada Januari kemarin. Google Stadia tidak hanya terbatas pada satu game saja, nantinya pemain bisa melihat klip game untuk kemudian memutuskan akan memainkan game tersebut atau tidak.

Berbeda dengan Google Stadia, Apple Arcade tampil sedikit berbeda dimana Apple Arcade belum mendukung layanan streaming. Dengan begini pemain game diharuskan untuk mengunduh terlebih dahulu game yang ingin mereka mainkan. Ini sedikit menguntungkan karena dengan menggunakan Apple Arcade pemain bisa bermain game dimanapun dan kapanpun tanpa harus tergantung koneksi internet.

Disebut sebut akan ada lebih dari 100 judul game baru dan ekslusif yang sudah siap masuk ke dalam layanan berlangganan game Apple Arcade. Pemain akan dimanjakan dengan rilis asli dari pencipta game terkenal seperti Hironobu Sakaguchi, Ken Wong, Will Wright, dan banyak lagi.

Dengan Apple Arcade ini pemain akan dapat memainkan semua game yang ada di App Store tanpa harus membelinya, hanya perlu melakukan langganan perbulan untuk layanan Apple Arcade saja dan dapat dimainkan di segala hardware Apple seperti iPhone, iPad, Mac dan Apple TV.

Dengan hadirnya Google Stadia dan Apple Arcade ini akan mengubah wajah dunia game saat ini, dimana sudah cukup lama tidak muncul inovasi baru dari dunia game. Bagaimana menurut para gamers?

Click to comment

Leave a Reply

Connect