Connect with us
Japanese Breakfast

Music

Japanese Breakfast: Be Sweet Single Review

Ingin lebih ceria di album ketiga bertajuk “Jubilee”.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Pada tahun 2016, Japanese Breakfast merilis album debutnya, ‘Psychopomp’, dimana Michelle mencurahkan kesedihan dan penyesalan akan ibunya yang mengidap kanker pankreas hingga akhirnya harus meninggal pada tahun 2014. Kemudian lanjut pada album kedua, ‘Soft Sounds from Another Planet’ pada 2017, Michelle masih memperdengarkan musik dream pop yang slow dan melankolis.

“Bagiku, album ketiga harus terasa bombastis”, ungkap Michelle melalui press resminya. ‘Jubilee’ akan menjadi album yang lebih ceria dalam segi penulisan lirik dan musiknya. Michelle Zauner (a.k.a Japanese Breakfast) akhirnya siap untuk memulai babak baru dalam musiknya dengan merilis single terbaru bertajuk “Be Sweet”.

“Be Sweet” merupakan lagu yang sudah ditulis beberapa tahun lalu oleh Michelle bersama Jack Tatum dari Wild Nothing. Secara musikalitas, lagu ini terinspirasi oleh lagu pop 80-an yang upbeat dan sangat ceria jika dibandingkan dengan single-single sebelumnya dari Japanese Breakfast. Lagu langsung terasa bersemangat mulai dari pembuka; dengan musik synth pop, berpadu dengan riff gitar yang memberikan aksen pada komposisi musik khas pop 80-an.

Mungkin bukan konsep yang baru di industri musik saat ini, tak terhitung lagi berapa musisi yang kembali ke era 80-an untuk mendapatkan referensi bermusik. Namun materi ini jelas warna musik baru hingga energi positif baru yang hendak dipancarkan oleh Michelle Zauner pada musiknya. Pop 80-an sepertinya memang musik yang sangat mudah untuk menjadi inspirasi membuat lagu yang ceria dan menyenangkan, lagu yang bisa membuat pendengar otomatis berdansa. “Setelah menghabiskan waktu selama lima tahun menulis lagu tentang rasa berduka, kami ingin (album) berikutnya tentang kebahagiaan”, ungkap Michelle.

Lirik ‘Be sweet to me baby’ dan ‘I wanna believe in you’ menjadi hook yang catchy pada lagu ini. “Be Sweet” sendiri memiliki lirik yang bercerita tentang seseorang yang mau memberikan kesempatan lagi pada kekasihnya untuk berlaku lebih baik dan manis, memberikan alasan untuk kembali percaya pada cinta.

‘Jubilee’ akan menjadi album tentang proses kehidupan dan cinta dengan misi mendapatkan kebahagiaan, dimana proses tersebut terkadang membuat kita harus keluar dari diri kita. Berbeda dengan usaha menuangkan kisah pribadinya dalam lagu di album-album sebelumnya, kali ini Michelle mencoba untuk lebih bebas dan merangkai cerita fiksi dalam membuat lagu yang lebih ceria dan positif. ‘Jubilee’ akan rilis pada 20 April mendatang.

Click to comment

dua lipa brit awards 2021 dua lipa brit awards 2021

Dua Lipa Dominasi Panggung BRIT Awards 2021

Entertainment

Julia Michaels Julia Michaels

Julia Michaels: Not in Chronological Order Album Review

Music

The Armed The Armed

The Armed: ULTRAPOP Album Review

Music

Young Stoner Life Young Stoner Life

Young Stoner Life: Slime Language 2 Compilation Album Review

Music

Advertisement
Cultura Live Session
Connect