Connect with us
Film Nominasi Best Picture Oscar 2021
The Father

Cultura Lists

8 Film Nominasi Best Picture Oscar 2021

Sederet film nominasi Best Picture dengan kualitas terbaik.

Academy Awards ke-93 akan segera diselenggarakan 26 April 2021 mendatang. Telah terpilih delapan film terbaik dari yang terbaik untuk mengisi slot dalam nominasi Best Picture, kategori penghargaan tertinggi dalam ajang penghargaan film Oscar.

Kita kembali memiliki film yang diadaptasi dari sejarah seperti “The Trial of the Chicago 7” dan “Judas and the Black Messiah”, hingga film dengan naskah original yang mengajak kita untuk memahami orang lain seperti “Minari” dan “Sound of Metal”.

Berikut daftar lengkap film nominasi Best Picture Oscar 2021 dengan berbagai keunggulan masing-masing sebagai sebuah karya film. Beberapa judul yang masuk nominasi ada yang masuk daftar film terbaik 2020 versi Cultura.

Mank

Netflix

Mank

Setelah cukup lama “hiatus” dari dunia perfilman, David Fincher menyutradarai film dari naskah yang ditulis oleh mendiang ayahnya, Jack Fincher. “Mank” menjadi surat cinta David Fincher untuk era perfilman Hollywood pada 1930-an, fokus pada tokoh Herman J. Mankiewicz, penulis naskah dari salah satu film klasik terbaik, “Citizen Kane” (1941).

“Mank” memiliki keunggulan dalam segi produksinya yang hendak menyatuh dengan naskah tentang 30’s Hollywood dan kedua aspek tersebut berhasil dileburkan menjadi satu. Mulai dari sinematografi, sound, editing, dan setting secara keseluruhan, kita akan diberi pengalaman untuk mencicipi bagaimana rupa film produksi Hollywood lawas dengan cerita bermuatan sejarah perfilman yang menambah wawasan kita yang tertarik akan industri hiburan ini.

the trial of chicago 7

Netflix

The Trial of the Chicago 7

Satu lagi Netflix Original Movie yang berhasil masuk nominasi Best Picture adalah “The Trial of the Chicago 7” karya Aaron Sorkin (yang sayangnya tidak masuk nominasi Best Director tahun ini). Film drama legal satu ini memiliki materi sejarah yang heroik dan revolusioner, tentang sekelompok aktivis muda anti perang.

“The Trial of the Chicago 7” dieksekusi dengan produksi yang totalitas dan sangat mendetail, terutama pada bagian editing yang membuat penyampaian materi sejarah dalam film berdurasi 2 jam lebih terasa sangat dinamis dan menarik. Setiap aktor dalam film ini juga menampilkan kualitas terbaik mereka, mulai dari Eddie Redmayne, Sacha Baron Cohen, Jeremy Strong, Mark Rylance, dan aktor-aktor pendukung lainnya.

Judas and the Black Messiah

Judas and the Black Messiah (Warner Bros)

Judas and the Black Messiah

Ibarat tokoh Judas yang berkhianat pada Mesias berdasarkan kitab suci, “Judas and the Black Messiah” merupakan judul yang tepat dan dramatis untuk memotret pengkhiatan yang terjadi dalam sebuah kelompok aktivis politik kulit hitam, Black Panther. Disamping materi sejarah berdasarkan kisah nyata didalamnya, “Judas and the Black Messiah” berusaha untuk menggugah penontonnya melalui sentuhan artistiknya sebagai sebuah karya seni film.

Daniel Kaluuya dan LaKeith Stanfield tampil sebagai dua aktor yang maksimal dalam film ini, dimana keduanya masuk dalam nominasi Best Supporting Actor (yang sebetulnya janggal karena secara teknis LaKeith Stanfield merupakan pemeran utama). Tak jauh berbeda dengan film Aaron Sorkin, “Judas and the Black Messiah” juga memiliki kisah yang memikat dan heroik. Sayangnya, mungkin tak banyak dari kita bisa menonton film ini sekarang karya hanya tayang di bioskop terpilih.

The Father

“The Father” merupakan film drama tentang seorang pria paruh baya, Anthony (diperankan oleh Anthony Hopkins), yang secara perlahan mengalami kehilangan ingatan karena Alzhaimer. Kita kembali melihat film tentang kesehatan mental dengan tipikal naskah yang natural dan emosional.

“The Father” akan mengingatkan kita pada film “Still Alice”, dipadukan dengan film Perancis, “Amour”. Anthony Hopkins berhasil memberikan penampilan terbaiknya, menjaga reputasinya sebagai salah satu aktor senior Hollywood terbaik melalui film ini. “The Father” merupakan film drama dengan kisah menyentuh yang berpotensi mengundang air mata dari penonton.

Minari

A24

Minari

Kisah tentang imigran di Amerika Serikat sebetulnya sudah bukan kisah baru bagi kita. Banyak artis, seniman, pebisnis, maupun influencer dengan darah Asia yang kerap kita lihat di media, berusaha mengejar American Dream mereka.

“Minari” merupakan sebuah syair yang ditulis dengan indah oleh Lee Isaac Chung. Dengan perumpamaan sebuah tumbuhan seledri Korea bernama minari, Lee menyuguhkan sebuah balada perjuangan keluarga Korea di tanah Amerika dengan segala mimpinya. Sebagai sebuah film drama keluarga, ada senutuhan kisah yang emosional dan menggugah hati dari “Minari”.

Nomadland

Searchlight Pictures

Nomadland

Salah satu kandidat terkuat, “Nomadland” yang disutradarai Chloe Zao telah mengantongi banyak penghargaan bergengsi. Mulai dari Golden Lion dari Venice Film Festival, People’s Choice Award dari Toronto International Film Festival, hingga Best Motion Picture dalam ajang Gloden Globe Awards 2021 kemarin.

Lebih dari sekadar film yang disutradarai oleh perempuan, “Nomadland” memiliki segalanya untuk layak masuk dalam nominasi Best Picture hingga berpeluang besar untuk mendominasi Oscar 2021. Diadaptasi dari buku karya Jessica Bruder, Chloe Zao berhasil memberikan wawasan terhadap penontonnya tentang gaya hidup pengembara modern di Amerika. Melalui pendekatan yang emosional dan praktis, “Nomadland” memiliki gaya produksi selera The Academy yang klasik.

Sound of Metal

“Sound of Metal” merupakan film yang memiliki misi serupa dengan “Minari” dan “Nomadland”, yaitu memberi pemahaman kepada penonton akan suatu isu, memanfaatkan teknik artistik dalam produksi film.

Bercerita tentang Ruben, yang diperangkan oleh Riz Ahmed, seorang drummer metal yang kehilangan pendengarnya secara mendadak. Selain memiliki naskah yang natural dan otentik, Darius Marder secara brilliant memanfaatkan teknologi produksi sound film modern untuk menghadirkan experience pada penonton. Berbeda dengan film yang lebih mengandalkan visual, konsep film yang menekankan pada audio merupakan tindakan inovatif dalam menghadirkan “Sound of Metal”. Film ini juga menjadi kesempatan besar bagi Riz Ahmed untuk mendapatkan apreasi maksimal sebagai salah satu aktor terbaik di Hollywood.

promising young woman

Promising Young Woman (Photo: Focus Features)

Promising Young Woman

Ada kalanya The Academy memasukan wild card dalam nominasi Best Picture. Seperti “The Shape of Water” pada Oscar 2018 dan “Parasite” pada 2020, keduanya pun secara mengejutkan berhasil keluar sebagai pemenang.

Untuk tahun ini, “Promising Young Woman” muncul sebagai kandidat dengan kualitas wild card; naskah fiksi original, genre yang mencolok dibandingkan dengan kandidat lainnya (thriller), namun tetap mengandung kisah dengan pesan yang bermakna dan menarik bagi para juri. Banyak media mengakui kualitas dari film debut dari Emerald Fenell ini, namun merupakan sebuah kejutan besar ketika film ini berhasil lolos nominasi Best Picture dan Best Director. Emerald pun resmi “menemani” Chloe Zao sebagai dua kandidat sutradara wanita terbaik pada ajang Oscar 2021.

Click to comment

Girl From Nowhere Girl From Nowhere

Rekomendasi Serial Drama Thriller Remaja di Netflix

Cultura Lists

When I Grow Up Disney Junior When I Grow Up Disney Junior

When I Grow Up: What Do Your Little Ones Want to Be When They Grow Up?

Cultura Lists

Puka Beach Puka Beach

Rekomendasi Destinasi Liburan di Filipina

Travel

Things Heard and Seen Things Heard and Seen

Things Heard & Seen: Percampuran Horror Supranatural dan Drama Rumah Tangga

Film

Advertisement
Cultura Live Session
Connect